الجمعة، 11 يناير 2013

Cara Menyembunyikan Folder

Jika anda memiliki suatu file yang sifatnya sangat rahasia, namun anda ingin menyimpannya dalam hardisk pc dengan aman sehingga tidak ada seorang pun yang dapat mengetahuinya, maka solusinya anda harus menyembunyikan file tersebut.
Silahkan simak baik-baik langkahnya :
1. Tekan Tombol Windows +R secara bersamaan, setelah muncul fasilitas run ketik cmd lalu tekan enter.
2. Setelah cmd muncul, lalu anda segera menuju ke file yang ingin di sembunyikan, caranya :
     -Misalkan file yang ingin anda sembunyikan ada di direktori D, maka anda ketik D: lalu ENTER
3. Selanjutnya anda harus tahu nama folder yang akan disembunyikan, misalnya nama foldernya pop, maka ketik cd pop, lalu ENTER
4. Ketik attrib +r +s +h d:/pop, lalu enter
5. Restart Komputer anda, maka folder tersebut akan tersembunyi.
Note : Untuk cara mengembalikan file tersebut supaya tidak tersembunyi lagi yaitu ulangi cara di atas, namun pada point 4  ganti tanda "+" menjadi "-" .
Selamat Mencoba !

Source : http://sipkom.blogspot.com/2012/03/cara-menyembunyikan-folder-file.html#ixzz2HfpTVOBU
Cyber Blog System

Perintah dasar Mikrotik

Perintah Dasar Mikrotik OS
Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan
sederhana sebagai gateway server.

1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.

2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin
Password: (kosongkan)
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin
dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.

3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >

4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “TKJOYE” (nama ini sih bebas2 aja mo diganti)
[admin@Mikrotik] > system identity set name= TKJOYE
[admin@ TKJOYE] >

5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@ TKJOYE] > interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@ TKJOYE] >

6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1

[admin@ TKJOYE] > ip address add address=192.168.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@ TKJOYE] > ip address add address=172.16.0.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether2

7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@ TKJOYE] >ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@ TKJOYE] >

8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254
[admin@ TKJOYE] > /ip route add gateway=192.168.0.254

9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@ TKJOYE] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@ TKJOYE] >

10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@ TKJOYE] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@ TKJOYE] >

11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@ TKJOYE] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[admin@TKJOYE] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no

12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@TKJOYE] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@TKJOYE] >

13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@TKJOYE] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@TKJOYE] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@TKJOYE]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface=
ether1 chain:srcnat
[admin@TKJOYE] >

15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@TKJOYE]ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@TKJOYE] >

Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox
yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita.


Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :

1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20

2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1

3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

4. Lihat status DHCP server
[admin@TKJOYE]> ip dhcp-server print
Flags: X - disabled, I - invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.

5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0

kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.

6. Tes Dari client
c:\>ping www.yahoo.com

untuk bandwith controller, bisa dengan sistem simple queue ataupun bisa dengan mangle
[admin@TKJOYE] queue simple> add name=Komputer01
interface=ether2 target-address=172.16.0.1/24 max-limit=65536/131072
[admin@TKJOYE] queue simple> add name=Komputer02
interface=ether2 target-address=172.16.0.2/24 max-limit=65536/131072
dan seterusnya…

PERINTAH LAIN DARI AWAL INSTALLASI DI ULANG :
Perintah mikrotik sebenarnya hampir sama dengan perintah yang ada dilinux, sebab pada dasarnya mikrotik ini merupakan kernel Linux, hasil pengolahan kembali Linux dari Distribusi Debian. Pemakaian perintah shellnya sama, seperti penghematan perintah, cukup menggunakan tombol TAB di keyboard maka perintah yang panjang, tidak perlu lagi diketikkan, hanya ketikkan awal nama perintahnya, nanti secara otomatis Shell akan menampilkan sendiri perintah yang berkenaan. Misalnya perintah IP ADDRESS di mikrotik. Cukup hanya mengetikkan IP ADD spasi tekan tombol TAB, maka otomatis shell akan mengenali dan menterjemahkan sebagai perintah IP ADDRESS.
Baiklah kita lanjutkan pengenalan perintah ini.

Setelah login, cek kondisi interface atau ethernet card.
–[1]– Melihat kondisi interface pada Mikrotik Router
[admin@Mikrotik] > interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@Mikrotik]>
Jika interfacenya ada tanda X (disabled) setelah nomor (0,1), maka periksa lagi
etherned cardnya, seharusnya R (running).
a. Mengganti nama interface
[admin@Mikrotik] > interface(enter)
b. Untuk mengganti nama Interface ether1 menjadi Public (atau terserah namanya), maka
[admin@Mikrotik] interface> set 0 name=Public
c. Begitu juga untuk ether2, misalkan namanya diganti menjadi Local, maka
[admin@Mikrotik] interface> set 1 name=Local
d. atau langsung saja dari posisi root direktori, memakai tanda “/”, tanpa tanda kutip
[admin@Mikrotik] > /interface set 0 name=Public
e. Cek lagi apakah nama interface sudah diganti.
[admin@Mikrotik] > /interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R Local ether 0 0 1500
1 R Public ether 0 0 1500
–[2]– Mengganti password default
Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]]>
–[3]– Mengganti nama hostname
Mengganti nama Mikrotik Router untuk memudahkan konfigurasi, pada langkah ini
nama server akan diganti menjadi “routerku”
[admin@Mikrotik] > system identity set name=routerku
[admin@routerku]>
–[4]– Setting IP Address, Gateway, Masqureade dan Name Server
–[4.1]– IP Address
Bentuk Perintah konfigurasi
ip address add address ={ip address/netmask} interface={nama interface}
a. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan Public akan kita gunakan untuk
koneksi ke Internet dengan IP 192.168.1.2 dan Local akan kita gunakan untuk network LAN
kita dengan IP 192.168.0.30 (Lihat topologi)
[admin@routerku] > ip address add address=192.168.1.2 \
netmask=255.255.255.0 interface=Public comment=”IP ke Internet”
[admin@routerku] > ip address add address=192.168.0.30 \
netmask=255.255.255.224 interface=Local comment = “IP ke LAN”
b. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@routerku] >ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 ;;; IP Address ke Internet
192.168.0.30/27 192.168.0.0 192.168.0.31 Local
1 ;;; IP Address ke LAN
192.168.1.2/24 192.168.0.0 192.168.1.255 Public
[admin@routerku]>
–[4.2]– Gateway
Bentuk Perintah Konfigurasi
ip route add gateway={ip gateway}
a. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah
192.168.1.1
[admin@routerku] > /ip route add gateway=192.168.1.1
b. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@routerku] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 192.168.0.0/24 192.168.0.30 Local
1 ADC 192.168.0.0/27 192.168.1.2 Public
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 Public
[admin@routerku]>
c. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@routerku] > ping 192.168.1.1
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@routerku]>
–[4.3]– NAT (Network Address Translation)
Bentuk Perintah Konfigurasi
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-inteface={ethernet
yang langsung terhubung ke Internet atau Public}
a. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar
client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@routerku] > ip firewall nat add chain=scrnat out-interface=Public action=masquerade
[admin@routerku]>
b. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@routerku] ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade
[admin@routerku]>
–[4.4] Name server
Bentuk Perintah Konfigurasi
ip dns set primary-dns={dns utama} secondary-dns={dns ke dua}
a. Setup DNS pada Mikrotik Routers, misalkan DNS dengan Ip Addressnya
Primary = 202.134.0.155, Secondary = 202.134.2.5
[admin@routerku] > ip dns set primary-dns=202.134.0.155 allow-remoterequests=yes
[admin@routerku] > ip dns set secondary-dns=202.134.2.5 allow-remoterequests=yes
b. Melihat konfigurasi DNS
[admin@routerku] > ip dns print
primary-dns: 202.134.0.155
secondary-dns: 202.134.2.5
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@routerku]>
c. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@routerku] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@routerku]>
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika
berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway
server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox yang
bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.30, via browser buka http://192.168.0.30. Di Browser akan ditampilkan
dalam bentuk web dengan beberapa menu, cari tulisan Download dan download WinBox dari situ.
Simpan di local harddisk. Jalankan Winbox, masukkan Ip address, username dan password.
–[5]– DHCP Server
DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu suatu program yang
memungkinkan pengaturan IP Address di dalam sebuah jaringan dilakukan terpusat di server,
sehingga PC Client tidak perlu melakukan konfigurasi IP Addres. DHCP memudahkan administrator
untuk melakukan pengalamatan ip address untuk client.
Bentuk perintah konfigurasi
ip dhcp-server setup
dhcp server interface = { interface yang digunakan }
dhcp server space = { network yang akan di dhcp }
gateway for dhcp network = { ip gateway }
address to give out = { range ip address }
dns servers = { name server }
lease time = { waktu sewa yang diberikan }
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup
dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :
a. Tambahkan IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.1-192.168.0.30
b. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client.
Pada contoh ini networknya adalah 192.168.0.0/27 dan gatewaynya 122.168.0.30
/ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/27 gateway=192.168.0.30 dns-server=192.168.0.30 \
comment=””
c. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface Local )
/ip dhcp-server add interface=local address-pool=dhcp-pool
d. Lihat status DHCP server
[admin@routerku] > ip dhcp-server print
Flags: X - disabled, I - invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0dhcp1 Local
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih
dahulu pada langkah e.
e. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti
sudah aktif
f. Tes Dari client
Misalnya :
D:\>ping www.yahoo.com
–[6]– Transparent Proxy Server
Proxy server merupakan program yang dapat mempercepat akses ke suatu web
yang sudah diakses oleh komputer lain, karena sudah di simpan didalam
caching server.Transparent proxy menguntungkan dalam management client,
karena system administrator tidak perlu lagi melakukan setup proxy di
setiap browser komputer client karena redirection dilakukan otomatis di sisi
server.
Bentuk perintah konfigurasi :
a. Setting web proxy :
- ip proxy set enable=yes
port={ port yang mau digunakan }
maximal-client-connections=1000
maximal-server-connections=1000
- ip proxy direct add src-address={ network yang akan di
NAT} action=allow
- ip web-proxy set parent-proxy={proxy parent/optional}
hostname={ nama host untuk proxy/optional}
port={port yang mau digunakan}
src-address={ address yang akan digunakan untuk koneksi
ke parent proxy/default 0.0.0.0}
transparent-proxy=yes
max-object-size={ ukuran maximal file yang akan disimpan
sebagai cache/default 4096 in Kilobytes}
max-cache-size= { ukuran maximal hardisk yang akan
dipakai sebagai penyimpan file cache/unlimited
| none | 12 in megabytes}
cache-administrator={ email administrator yang akan digunakan
apabila proxy error, status akan dikirim
ke email tersebut}
enable==yes
Contoh konfigurasi
——————-
a. Web proxy setting
/ ip web-proxy
set enabled=yes src-address=0.0.0.0 port=8080 \
hostname=”proxy.routerku.co.id” transparent-proxy=yes \
parent-proxy=0.0.0.0:0 cache-administrator=” support@routerku.co.id” \
max-object-size=131072KiB cache-drive=system max-cache-size=unlimited \
max-ram-cache-size=unlimited
Nat Redirect, perlu ditambahkan yaitu rule REDIRECTING untuk membelokkan
traffic HTTP menuju ke WEB-PROXY.
b. Setting firewall untuk Transparant Proxy
Bentuk perintah konfigurasi :
ip firewall nat add chain=dstnat
protocol=tcp
dst-port=80
action=redirect
to-ports={ port proxy }
Perintahnya:
——————————————————————————–
/ ip firewall nat
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080 \
comment=”” disabled=no
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080 \
comment=”” disabled=no
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8000 action=redirect to-ports=8080 \
——————————————————————————–
perintah diatas dimaksudkan, agar semua trafik yang menuju Port 80,3128,8000
dibelokkan menuju port 8080 yaitu portnya Web-Proxy.
CATATAN:
Perintah
/ip web-proxy print { untuk melihat hasil konfigurasi web-proxy}
/ip web-proxy monitor { untuk monitoring kerja web-proxy}
–[7]– Bandwidth Management
QoS memegang peranan sangat penting dalam hal memberikan pelayanan
yang baik pada client. Untuk itu kita memerlukan bandwidth management
untuk mengatur tiap data yang lewat, sehingga pembagian bandwidth menjadi
adil. Dalam hal ini Mikrotik RouterOs juga menyertakan packet software
untuk memanagement bandwidth.
Bentuk perintah konfigurasi:
queue simple add name={ nama }
target-addresses={ ip address yang dituju }
interface={ interface yang digunakan untuk melewati data }
max-limit={ out/in }
Dibawah ini terdapat konfigurasi Trafik shaping atau bandwidth management
dengan metode Simple Queue, sesuai namanya, Jenis Queue ini memang
sederhana, namun memiliki kelemahan, kadangkala terjadi kebocoran bandwidth
atau bandwidthnya tidak secara real di monitor. Pemakaian untuk 10 Client,
Queue jenis ini tidak masalah.
Diasumsikan Client ada sebanyak 15 client, dan masing-masing client diberi
jatah bandwidth minimum sebanyak 8kbps, dan maksimum 48kbps. Sedangkan
Bandwidth totalnya sebanyak 192kbps. Untuk upstream tidak diberi rule,
berarti masing-masing client dapat menggunakan bandwidth uptream secara
maksimum. Perhatikan perintah priority, range priority di Mikrotik sebanyak
delapan. Berarti dari 1 sampai 8, priority 1 adalah priority tertinggi,
sedangkan priority 8 merupakan priority terendah.
Berikut Contoh kongirufasinya.
——————————————————————————–
/ queue simple
add name=”trafikshaping” target-addresses=192.168.0.0/27 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=none priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/64000 max-limit=0/192000 total-queue=default disabled=no
add name=”01″ target-addresses=192.168.0.1/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”02″ target-addresses=192.168.0.2/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”03″ target-addresses=192.168.0.3/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”04″ target-addresses=192.168.0.4/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”10″ target-addresses=192.168.0.25/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”05″ target-addresses=192.168.0.5/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”06″ target-addresses=192.168.0.6/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”07″ target-addresses=192.168.0.7/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”08″ target-addresses=192.168.0.8/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”09″ target-addresses=192.168.0.9/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”10″ target-addresses=192.168.0.10/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”11″ target-addresses=192.168.0.11/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”12″ target-addresses=192.168.0.12/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”13″ target-addresses=192.168.0.13/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”14″ target-addresses=192.168.0.14/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”15″ target-addresses=192.168.0.15/32 dst-address=0.0.0.0/0 \
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default \
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
Perintah diatas karena dalam bentuk command line, bisa juga di copy
paste, selanjutnya di paste saja ke consol mikrotiknya. ingat lihat
dulu path atau direktory aktif. Silahkan dipaste saja, kalau posisi
direktorynya di Root.
——————————————————————-
Terminal vt102 detected, using multiline input mode
[admin@mikrotik] >
——————————————————————
Pilihan lain metode bandwidth manajemen ini, kalau seandainya ingin
bandwidth tersebut dibagi sama rata oleh Mikrotik, seperti bandwidth
256kbps downstream dan 256kbps upstream. Sedangkan client yang akan
mengakses sebanyak 10 client, maka otomatis masing-masing client
mendapat jatah bandwidth upstream dan downstream sebanyak 256kbps
dibagi 10. Jadi masing-masing dapat 25,6kbps. Andaikata hanya 2 Client
yang mengakses maka masing-masing dapat 128kbps.
Untuk itu dipakai type PCQ (Per Connection Queue), yang bisa secara
otomatis membagi trafik per client. Tentang jenis queue di mikrotik
ini dapat dibaca pada manualnya di http://www.mikrotik.com/testdocs/
ros/2.9/root/queue.php.
Sebelumnya perlu dibuat aturan di bagian MANGLE. Seperti :
——————————————————————–
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.0.0/27 \
action=mark-connection new-connection-mark=users-con
/ip firewall mangle add connection-mark=users-con action=mark-packet \
new-packet-mark=users chain=forward
———————————————————————-
Karena type PCQ belum ada, maka perlu ditambah, ada 2 type PCQ ini.
Pertama diberi nama pcq-download, yang akan mengatur semua trafik
melalui alamat tujuan/destination address. Trafik ini melewati
interface Local. Sehingga semua traffik download/downstream yang
datang dari jaringan 192.168.0.0/27 akan dibagi secara otomatis.
Tipe PCQ kedua, dinamakan pcq-upload, untuk mengatur semua trafik upstream
yang berasal dari alamat asal/source address. Trafik ini melewati
interface public. Sehingga semua traffik upload/upstream yang berasal
dari jaringan 192.168.0.0/27 akan dibagi secara otomatis.
Perintah:
————————————————————————-
/queue type add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-address
————————————————————————-
Setelah aturan untuk PCQ dan Mangle ditambahkan, sekarang untuk aturan
pembagian trafiknya. Queue yang dipakai adalah Queue Tree, Yaitu:
————————————————————————-
/queue tree add parent=Local queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add parent=Public queue=pcq-upload packet-mark=users
————————————————————————-
Perintah diatas mengasumsikan, kalau bandwidth yang diterima dari provider
Internet berflukstuasi atau berubah-rubah. Jika kita yakin bahwa bandwidth
yang diterima, misalkan dapat 256kbs downstream, dan 256kbps upstream, maka
ada lagi aturannya, seperti :
Untuk trafik downstreamnya :
————————————————————————
/queue tree add name=Download parent=Local max-limit=256k
/queue tree add parent=Download queue=pcq-download packet-mark=users
————————————————————————-
Dan trafik upstreamnya :
—————————————————————————
/queue tree add name=Upload parent=Public max-limit=256k
/queue tree add parent=Upload queue=pcq-upload packet-mark=users
—————————————————————————
–[8]– Monitor MRTG via Web
Fasilitas ini diperlukan untuk monitoring trafik dalam bentuk grafik, dapat
dilihat dengan menggunakan browser. MRTG (The Multi Router Traffic Grapher)
telah dibuild sedemikian rupa, sehingga memudahkan kita memakainya. Telah
tersedia dipaket dasarnya.
Contoh konfigurasinya
————————————————————————-
/ tool graphing
set store-every=5min
/ tool graphing interface
add interface=all allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
—————————————————————————
Perintah diatas akan menampilkan grafik dari trafik yang melewati interface
jaringan baik berupa Interface Public dan Interface Local, yang dirender
setiap 5 menit sekali. Juga dapat diatur Alamat apa saja yang dapat mengakses
MRTG ini, pada parameter allow-address.
–[9]– Keamanan di Mikrotik
Setelah beberapa Konfigurasi diatas telah disiapkan, tentu tidak lupa kita
perhatikan keamanan dari Mesin gateway Mikrotik ini, ada beberapa fasilitas
yang dipergunakan. Dalam hal ini akan dibahas tentang Firewallnya. Fasilitas
Firewall ini secara pringsip serupa dengan IP TABLES di Gnu/Linux hanya saja
beberapa perintah telah di sederhanakan namun berdaya guna.
Di Mikrotik perintah firewall ini terdapat dalam modus IP, yaitu
[admin@routerku] > /ip firewall
Terdapat beberapa packet filter seperti mangle, nat, dan filter.
————————————————————————-
[admin@routerku] ip firewall> ?
Firewall allows IP packet filtering on per packet basis.
.. — go up to ip
mangle/ — The packet marking management
nat/ — Network Address Translation
connection/ — Active connections
filter/ — Firewall filters
address-list/ –
service-port/ — Service port management
export –
————————————————————————–
Untuk kali ini kita akan lihat konfigurasi pada ip firewall filternya.
Karena Luasnya parameter dari firewall filter ini untuk pembahasan Firewall
Filter selengkapnya dapat dilihat pada manual mikrotik, di
http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/filter.php
Konfigurasi dibawah ini dapat memblokir beberapa Trojan, Virus, Backdoor
yang telah dikenali sebelumnya baik Nomor Port yang dipakai serta Protokolnya.
Juga telah di konfigurasikan untuk menahan Flooding dari Jaringan Publik dan
jaringan Lokal. Serta pemberian rule untuk Access control agar, Rentang
jaringan tertentu saja yang bisa melakukan Remote atau mengakses service
tertentu terhadap Mesin Mikrotik kita.
Contoh Aplikasi Filternya
—————————————————————————–
/ ip firewall filter
add chain=input connection-state=invalid action=drop comment=”Drop Invalid \
connections” disabled=no
add chain=input src-address=!192.168.0.0/27 protocol=tcp src-port=1024-65535 \
dst-port=8080 action=drop comment=”Block to Proxy” disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=12667 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=27665 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=31335 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=27444 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=34555 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=35555 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=27444 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=27665 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=31335 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=31846 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=34555 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=35555 action=drop comment=”Trinoo” \
disabled=no
add chain=input connection-state=established action=accept comment=”Allow \
Established connections” disabled=no
add chain=input protocol=udp action=accept comment=”Allow UDP” disabled=no
add chain=input protocol=icmp action=accept comment=”Allow ICMP” disabled=no
add chain=input src-address=192.168.0.0/27 action=accept comment=”Allow access \
to router from known network” disabled=no
add chain=input action=drop comment=”Drop anything else” disabled=no
add chain=forward protocol=tcp connection-state=invalid action=drop \
comment=”drop invalid connections” disabled=no
add chain=forward connection-state=established action=accept comment=”allow \
already established connections” disabled=no
add chain=forward connection-state=related action=accept comment=”allow \
related connections” disabled=no
add chain=forward src-address=0.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward dst-address=0.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward src-address=127.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward dst-address=127.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward src-address=224.0.0.0/3 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward dst-address=224.0.0.0/3 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward protocol=tcp action=jump jump-target=tcp comment=”” \
disabled=no
add chain=forward protocol=udp action=jump jump-target=udp comment=”” \
disabled=no
add chain=forward protocol=icmp action=jump jump-target=icmp comment=”” \
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=69 action=drop comment=”deny TFTP” \
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=111 action=drop comment=”deny RPC \
portmapper” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=135 action=drop comment=”deny RPC \
portmapper” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=137-139 action=drop comment=”deny NBT” \
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment=”deny cifs” \
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=2049 action=drop comment=”deny NFS” \
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=12345-12346 action=drop comment=”deny \
NetBus” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=20034 action=drop comment=”deny NetBus” \
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=3133 action=drop comment=”deny \
BackOriffice” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=67-68 action=drop comment=”deny DHCP” \
disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=69 action=drop comment=”deny TFTP” \
disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=111 action=drop comment=”deny PRC \
portmapper” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=135 action=drop comment=”deny PRC \
portmapper” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=137-139 action=drop comment=”deny

Perintah Eksternal DOS


Bagi sobat yang belum tahu apa itu DOS silahkan baca postingan berikutnya. Untuk menjalankan DOS cukup mudah, pastinya semua orang sudah tahu. Itu loh command prompt orang biasanya nyebutnya, cara jalaninnya klik Start -> All Program -> Accesories pilih Command Prompt atau juga bisa klik Start -> Run -> Ketikkan CMD lalu tekan Enter maka akan muncul jendela Command Prompt. Nah berikut penjelasan macam macam perintah eksternal.

Dinamakan Perintah Eksternal karena perintah ini tidak terdapat dalam file Command.com jadi perintah ini membutuhkan file lain yang dapat dieksekusi dan harus terdapat didalam direktori aktif. Contoh file atau perintah eksternal sering dinamakan file DOS seperti FORMAT.COM, ATTRIB.EXE, LABEL.EXE dll. Berikut penjelasan beberapa file ekternal yang sering dipakai, silahkan sobat praktikan sendiri.

1. FORMAT [drive] [parameter]
Untuk memformat disk. Menyiapkan media disk agar dapat dipakai untuk pengolahan data. Disk sebagai pengolahan data adalah tempat penyimpanan, pembacaan, penghapusan dan perbaikan data. Bila membeli flashdisk atau hard-disk baru, maka perlu di format dahulu supaya siap pakai. Bahkan adakalanya disk yang sudah ada datanya perlu diformat ulang dengan tujuan mengosongkan kembali. sepertinya semua orang juga pernah mengetahui hal ini.

Parameter yang disediakan:
/V<:label>  = Menyertakan nama label identitas disk.
/Q  = Format disk secara cepat, dengan syarat disk sudah pernah diformat standar DOS sebelumnya. Sebenarnya perintah ini tidak memformat semua isi disk, hanya memformat daerah tertentu pada disk, khususnya daerah informasi sistem seperti Boot Sector, FAT, dan Root directory.
/U  = Memformat keseluruhan fisik disk.
/S  = Mentransfer ( menyalin ) file sistem ke disk saat format selesai. Hal ini perlu dilakukan supaya disk tadi dapat untuk proses BOOT.

2. SYS [drive sumber] [drive tujuan]
Untuk mengcopy file sistem operasi DOS (IO.SYS, MSDOS.SYS) dan COMMAND.COM ke disk tujuan.

Parameter yang disediakan:
drive sumber   = Letak file sistem operasi DOS berada
drive tujuan    = Letak disk yang akan dicopikan file sistem operasi DOS

3. LABEL [drive:] [nama indetitas]
Untuk membuat, mengganti atau menghapus nama indentitas dari disk.

Parameter yang disediakan:
nama identitas  = nama identitas dari disk, maksimal 11 karakter. Memakai huruf Alphabet, Numeric, karakter khusus seperti "_" (undescore), #. Tetapi harus didahului dengan huruf Alphabet.

4. CHKDSK [drive] [namafile] [parameter]
Untuk memeriksa dan melihat laporan tentang disk.

Parameter yang disediakan:
namafile File yang akan diperiksa untuk fragmentasi -nya.
/F   = Perbaiki kalau ada kesalahan disk.
/V  = Tampilkan namafile pada disk yang diperiksa.

5. ATTRIB [+/- parameter] [drive] [namafile] [/S]
Untuk menampilkan atau mengganti atribut file.

Parameter yang disediakan:
  = Mengatur/menambahkan atribut.
-    = Meniadakan/mengurangi atribut.
R  = File bersifat hanya dapat dibaca saja. (Read Only)
A  = File bersifat Dokumen biasa (Archive)
S  = File bersifat sistem operasi (System)
H  = File bersifat tersembunyi (Hidden)
/S  = Proses dilakukan terhadap semua directori didalamnya, bila ada.


6. MOVE [parameter] [drive_sumber] nama_file1,.. drive_tujuan
    MOVE [parameter] [drive_sumber] nama_directori_sumber  nama_directori_hasil

Untuk memindahkan file. Parameter yang disediakan:
drive_sumber  = Letak disket sumber untuk file yang akan dipindah
nama_file1,..  = Nama-nama file yang akan dipindah
drive_tujuan  = Letak disket tujuan
nama_directori_sumber  = Nama direktori sumber yang akan diganti namanya
nama_directori_hasil  = Nama direktori yang diinginkan
/Y   = Meniadakan konfirmasi untuk file atau direktori yang sudah ada pada lokasi tujuan.
/-Y   = Menampilkan konfirmasi bila ada file atau direktori sudah ada pada lokasi tujuan.

7. XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]
 

Keterangan :
DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap.
/Y  =  Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
/-Y  = Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
/A   = Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
/M   = Menyalin file yang telah diberiattribute archieve. Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M   = merubah attribute file asal.
/D   = Date menyalin hanya file yang dimodifikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan.
/P   = DigunakanagarMS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
/S   = Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan sub direktori didalamnya, kecuali direktori kosong.
/E   = Digunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori  berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong.
      /V  = Untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
      /W = DigunakanagarMS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.

8. MEM [parameter]
Dengan menampilkan informasi memori sistem, akan baik sekali untuk mengetahui besar ruang memori yang di perlukan suatu program yang akan ditempatkan pada memory.

Parameter yang digunakan
/C  = Menampilkan status dari semua program yang ada dimemori konvensi onal (640Kb) dan di HMA (High Memory Area). Serta perincian memori terpakai serta sisa memori yang masih dapat dipakai.


Memori RAM dibagi menjadi bagian yang memiliki fungsi-fungsi tertentu.
Berikut Penjelasan Singkat Mengenai Sistem Memori :
Conventional Memory
Sering disebut dengan Memori Standar, memiliki ukuran dibawah 640 Kb. Dipakai untuk ruang aplikasi dari program yang diaktifkan. Baik itu program bersifat menetap ( resident ) atau tidak.

Upper Memory
Digunakan untuk program ROM BIOS, sistem peralatan seperti Video Card, Network Card, dan program driver ( device ). Atau Anda dapat menempatkan sistem operasi DOS pada Memori Atas dengan perintah DOS=UMB pada file CONFIG.SYS. ( UMB = Upper Memory Block ). Ukuran dari memori ini adalah 384 Kb. ( dari 1024-640 )

High Memory
Sistem operasi DOS dapat mengalokasikan memori ekstra berkisar 64K ( antara 1024-1088 ) untuk Memori Standar. Jadi memperluas ruang Memori Standar yang hanya dibawah 640 Kb. Memori ini hanya dapat tersedia untuk
komputer berbasis 80286 keatas. Kebanyakan program baru sekarang dapat mengakses lokasi memori ini, tetapi untuk program lama tidak dapat. Untuk membantu supaya dapat menjangkau lokasi ini, maka pakailah perintah LOADFIX pada file CONFIG.SYS.

Extended Memory
Memori yang lokasinya diatas 1 Mb, dan merupakan memori tambahan pada komputer Anda yang berbasis 80286 keatas. Ukurannya selalu diatas 1 Mb, seperti 2 Mb, 4 Mb, 8 Mb, 16 M dan seterusnya. Memori ini dinamakan Extended Memory ( EMS ), dan hanya dapat dipakai oleh DOS, bila mengaktifkan file HIMEM.SYS

Expanded Memory
Memori ini dibentuk dari Extended Memory dengan cara mensimulasikan. Hanya dapat disimulasikan kalau komputer Anda berbasis 80386 keatas. Memori ini hanya dapat dipakai oleh program-program aplikasi, dengan syarat program bertipe LIM EMS ( Lotus-Intel-Microsoft Expanded Memory Specifications ) telah terpasang pada sistem komputer Anda. Contoh program ini adalah EMM386 dan QEMM. Contoh program yang membutuhkan hal ini adalah program berbasis Windows

Perintah Internal DOS

Selamat siang sobat blogger jumpa dengan saya untuk melanjutkan postingan yang sebelumnya mengenai MS-DOS, kali ini saya akan membahas sedikit mengenai perintah internal DOS. Kalo sobat masih belum tau apa itu DOS silahkan klik disini. Ok langsung disimak ya gan..

Semua perintah internal terdapat pada file COMMAND.COM. Dinamakan perintah internal karena perintah-perintah ini sudah ada, bila sudah pernah diaktifkan COMMAND.COM ke memori saat proses boot, oleh sebab itu tidak diperlukan file lain.

Perintah ini antara lain : COPY, DEL, REN, TYPE, DIR, VOL, VER, TIME, DATE, PROMPT, CLS.

Berikut penjelasan dan contoh perintah internal DOS tersebut :

1. CLS, Membersihkan Layar
Untuk membersihkan semua tulisan yang ada dilayar


2. VER, Melihat Versi DOS
 

3. VOL, Melihat nama identitas disk


4. DATE, Mengganti tanggal

5. TIME, Mengganti jam


6. [DRIVE:] , Pindah drive


7. DIR , Untuk menampilkan direktori (isi disk)

Untuk parameter opsionalnya sebagai berikut:
/W  = tampilan secara melebar
/P    = berhenti sementara saat tampilan layar penuh (pause)
/L    = tampilan dengan huruf kecil (lower)
/S    = tampilan lengkap dengan isi bagian direktori (sub-directory)
/B    = tampilan berbentuk nama dan perluasan (base)
/O   = tampilan diurutkan berdasarkan :
           N = nama file           S = ukuran file
           E = perluasan          D = tanggal dan jam


/A   = tampilan yang memiliki atribut tertentu. daftar atribut :
           R = hanya bisa dibaca (read-only)
           H = file tersembunyi (hidden)
           S = file system operasi (system)
           A = file berkas biasa (archive)
           D = bagian direktori (sub-directory)
Untuk menampilkan file-file tertentu gunakan fasilitas wildcart, yang berupa ? atau * . Dimana setiap satu ? mewakili satu karakter dari nama file atau perluasan, sedangkan satu * mewakili semua karakter dari nama atau perluasan.

8. COPY  [drv.sumber]   [namafileSumber]   [drv.tujuan]  [namafileTujuan] [parameter]
    Untuk mengkopi file ke lokasi lain, parameter yang dipakai :
/A       = indikasi bahwa file sumber berupa file teks (ASCII).* )
/B       = indikaso bahwa file sumber berupa file biner (binary)
/V       = periksa bahwa file dilokasi tujuan tercopy dengan baik
/Y       = meniadakan konfirmasi file di lokasi tujuan yang sudah ada
/-Y      = mengaktifkan konfirmasi file tujuan sudah ada

Contoh saya akan meng copy file TEST.txt di desktop ke drive D/ local d, maka pertama harus pindah direktori dulu di desktop dengan mengetikkan printah CD DESKTOP setelah itu jalankan perintah copy


9. TYPE  [drive]   [namafile] 
    untuk melihat isi dari file, perintah ini hanya bisa melihat isi satu file saja, dan file harus berupa file text


10. DEL  [drive]  filename   [/P]
      ERASE  [drive]  filename   [/P]
      Untuk menghapus satu atau banyak file. parameter /P digunakan untuk menampilkan konfirmasi sebelum melakukan penghapusan. gunakan salah satu perintah diatas.


11. RENAME  [drvsumber]    [namafileSumber]    [namafileTujuan]
      Untuk mengganti nama file. nama file otomatis akan ganti.


12. PROMPT  
      Untuk mengganti tanda siap ketik perintah atau promptdos, parameter yang digunakan sebagai berikut
      $_    = untuk kebaris berikutnya
      $g    = untuk karakter  >
      $1    = untuk karakter  <
      $q    = untuk karakter  =
      $t     = untuk jam komputer
      $d    = untuk tanggal komputer
      $n    = untuk nama drive yang aktif
      $v    = untuk nomor versi DOS
      $p    = untuk nama path


13. CD [nama]
      Untuk berpindah ke direktori lain.


14. MD [nama]
      Untuk membuat direktori baru. Contoh saya akan membuat direktori baru di desktop dengan nama latihan, hasil otomatis akan tampil pada desktop.


15. RD  [nama]
      Untuk menghapus direktori. syarat agar bisa menghapus direktori adalah
a. Posisi kita terhadap direktori yang akan dihapus harus berada diluar dari direktori tersebut.
b. Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong, jika tidak kosong gunakan perintah del *.*

Contoh saya akan menghapus direktori latihan.


muncul peringatan karena direktori terdapat isinya. saya cek dan ternyata memang dalam direktori latihan terdapat file atau ada isinya.


untuk dapat menghapus direktori, hapus dulu isi dari direktori tersebut


Setelah menghapus isi dari direktori, barulah menghapus direktori tersebut. Jangan lupa untuk menghapus direktori, posisi kita harus diatas direktori yang akan dihapus.

Mencegah Copy dan Cut File Dari Komputer Ke Flasdisk



Halo kawan, tahu kan maksud dari gambar ini ?Betul sekali, kita gak boleh suka sembarang copy paste, jujur menurut pengalaman saya pribadi sangat kesal apabila file-file penting di komputer kita yang sangat sulit untuk mendapatkannya lalu di copy ke flashdisk tanpa seizin kita, belum lagi itu yang copy nya tidak tahu malu lagi, mau di marahin itu orang takutnya malah disangka pelit, bukan gitu maksudnya, yaa setidaknya kalo mau copast setidaknya permisi dulu sama yang punya.
Nah, maka dari itu saya akan berbagi ilmu kepada semuanya tentang bagaimana men setting pc/laptop kita gak bisa copy/ pindahkan file ke flashdisk, saya gunakan pengalaman ini pada windows xp, tapi sepertinya untuk win 7 juga bisa, coba sendiri jika anda merasa penasaran.
Langkah-langkahnya yaitu :

1. Masuk ke Regedit ( Tekan Tombol Windows+R lalu ketik regedit)
2. Masuk ke HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
     Klik kanan pada folder Control pilih New–>Key
3. Beri nama folder baru itu dengan “StorageDevicePolicies”
4. Lalu klik kanan di folder dengan nama “StorageDevicePolicies”, lalu pilih New–>Dword
     Beri nama “WriteProtect”
5. Klik 2x Dword dengan nama “WriteProtect” tersebut, lalu ganti Value Data menjadi 1
     Restart Komputer anda
Note: Untuk mengembalikan seperti semula anda tinggal mengganti Value Data dari key
“WriteProtect” menjadi 0
~ Selamat Mencoba ~

Jenis – jenis alat input komputer dan fungsinya

Jenis – jenis alat input komputer dan fungsinya
Jenis – jenis alat input komputer dan fungsinya
A. Perangkat Keras dan Fungsinya
Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya suatu komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)
komponen dasar komputer yang terdiri dari input, process, output dan storage. Input device terdiri dari keyboard dan mouse, Process device adalah microprocessor (ALU, Internal Communication, Registers dan control section), Output device terdiri dari monitor dan printer, Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD ROM, Magnetic tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM. Sedangkan komponen Periferal Device merupakan komponen tambahan atau sebagai komponen yang belum ada atau tidak ada sebelumnya. Komponen Periferal ini contohnya : TV Tuner Card, Modem, Capture Card.
1. Unit Masukan ( Input Device )
Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk mengambil gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch panel, dengan menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses file. Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer.
Input device berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan. Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi dua yaitu :
• Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet, scanner.
• Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.
Unit masukan atau peralatan input ini terdiri dari beberapa macam peranti yaitu :
a. Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington. Keyboard yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun 1973, keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb dan wireless.
gambar-211.jpg
Jenis-Jenis Keyboard :
1.) QWERTY
2.) DVORAK
3.) KLOCKENBERG
Keyboard yang biasanya dipakai adalah keyboard jenis QWERTY, yang bentuknya ini mirip seperti tuts pada mesin tik. Keyboard QWERTY memiliki empat bagian yaitu :
1. typewriter key
2. numeric key
3. function key
4. special function key.
1. Typewriter Key
Tombol ini merupakan tombol utama dalam input. Tombol ini sama dengan tuts pada mesin tik yang terdiri atas alphabet dan tombol lainnya sebagaimana berikut :
• Back Space
Tombol ini berfungsi untuk menghapus 1 character di kiri cursor
• Caps Lock
Bila tombol ini ditekan, maka lampu indikator caps lock akan menyala, hal ini menunjukkan bahwa huruf yang diketik akan menjadi huruf besar atau Kapital, bila lampu indicator caps lock mati, maka huruf akan menjadi kecil.
• Delete
Tombol ini berfungsi untuk menghapus 1 karakter pada posisi cursor
• Esc
Tombol ini berfungsi untuk membatalkan suatu perintah dari suatu menu.
• End
Tombol ini berfungsi untuk memindahkan cursor ke akhir baris/halaman/lembar kerja
• Enter
Tombol ini berfungsi untuk berpindah ke baris baru atau untuk melakukan suatu proses perintah.
• Home
Untuk menuju ke awal baris atau ke sudut kiri atas layar
• Insert
Tombol ini berfungsi untuk menyisipkan character.
• Page Up
Tombol ini berfungsi untuk meggerakan cursor 1 layar ke atas
• Page Down
Tombol ini berfungsi untuk Menggerakkan cursor 1 layar ke bawah
• Tab
Tombol ini berfungsi untuk memindahkan cursor 1 tabulasi ke kanan.
2. Numeric Key
Tombol ini terletak di sebelah kanan keyboard. tombol ini terdiri atas angka dan arrow key. Jika lampu indikator num lock menyala maka tombol ini berfungsi sebagai angka. Jika lampu indikator num lock mati maka tombol ini berfungsi sebagai arrow key.
3. Function Key
Tombol ini terletak pada baris paling atas, tombol fungsi ini ini terdiri dari F1 s/d F12. Fungsi tombol ini berbeda-beda tergantung dari program komputer yang digunakan.
4. Special Function Key
Tombol ini terdiri atas tombol Ctrl, Shift, dan Alt. Tombol akan mempunyai fungsi bila ditekan secara bersamaan dengan tombol lainnya. Misalnya, untuk memblok menekan bersamaan tombol shift dan arrow key, untuk menggerakan kursor menekan bersamaan ctrl dan arrow key.
b. Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click)Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.
mouse
Gambar 2.12 Mouse Wireless
c. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.
gambar-213a.jpggambar-213b.jpggambar-213c.jpg
Touch Pad Track Ball Pointing Stick
d. Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.
gambar-214.jpg
Gambar Light Pen
e. Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.
gambar-215.jpg
Gambar Joy Stick dan Paddle Games
f. Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.
gambar-217.jpg Gambar Barcode Reader
gambar-216.jpg Gambar Barcode
g. Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng-copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dari memori komputer selanjutnya, disimpan dalam harddisk ataupun floppy disk. Fungsi scanner ini mirip seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya dapat ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar. Selain scanner untuk gambar terdapat pula scan yang biasa digunakan untuk mendeteksi lembar jawaban komputer. Scanner yang biasa digunakan untuk melakukan scan lembar jawaban komputer adalah SCAN IR yang biasa digunakan untuk LJK (Lembar Jawaban Komputer) pada ulangan umum dan Ujian Nasional. Scan jenis ini terdiri dari lampu sensor yang disebut Optik, yang dapat mengenali jenis pensil 2B. Scanner yang beredar di pasaran adalah scanner untuk meng-copy gambar atau photo dan biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas OCR (Optical Character Recognition) untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks.
gambar-218.jpg
Gambar Scanner
Saat ini telah dikembangkan scanner dengan teknologi DMR (Digital Mark Reader), dengan sistem kerja mirip seperti mesin scanner untuk koreksi lembar jawaban komputer, biodata dan formulir seperti formulir untuk pilihan sekolah. Dengan DMR lembar jawaban tidak harus dijawab menggunaan pensil 2 B, tapi dapat menggunakan alat tulis lainnya seperti pulpen dan spidol serta dapat menggunakan kertas biasa.
h. Kamera Digital
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga komputer mampu menerima input dari kamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera Digital dengan kualitas gambar lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan cara menyalin gambar yang menggunakan scanner. Ketajaman gambar dari kamera digital ini ditentukan oleh pixel-nya. Kemudahan dan kepraktisan alat ini sangat membantu banyak kegiatan dan pekerjaan. Kamera digital tidak memerlukan film sebagaimana kamera biasa. Gambar yang diambil dengan kamera digital disimpan ke dalam memori kamera tersebut dalam bentuk file, kemudian dapat dipindahkan atau ditransfer ke komputer. Kamera digital yang beredar di pasaran saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk mengambil gambar statis sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup atau bergerak seperti halnya video.
gambar-219.jpg
Kamera Digital
i. Mikropon dan Headphone
Unit masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. Dengan mikropon, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara kepada orang yang kita inginkan pada saat chating. Penggunaan mikropon ini tentunya memerlukan perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound card dan speaker untuk mendengarkan suara.
gambar-220.jpg
Gambar headphone
j. Graphics Pads
Teknologi Computer Aided Design (CAD) dapat membuat rancangan bangunan, rumah, mesin mobil, dan pesawat dengan menggunakan Graphics Pads. Graphics pads ini merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor. Graphics pads yang digunakan mempunyai dua jenis. Pertama, menggunakan jarum (stylus) yang dihubungkan ke pad atau dengan memakai bantalan tegangan rendah, yang pada bantalan tersebut terdapat permukaan membrane sensitif sentuhan ( touch sensitive membrane surface). Tegangan rendah yang dikirimkan kemudian diterjemahkan menjadi koordinat X – Y. Kedua, menggunakan bantalan sensitif sentuh ( touch sensitive pad) tanpa menggunakan jarum. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan kertas gambar pada bantalan, kemudian ditulisi dengan pensil.
MACAM – MACAM ALAT OUTPUT
SPEAKER
Fungsi                : Mengeluarkan suara dari computer / device lain. Baik itu musik,suara manusia dll.
Cara Kerja        : Ketika mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.
Komponen    :  – Speaker Sound
- DSP
- DAC
PRINTER
Fungsi                 : Merupakan alat pencetak dengan media kertas, hasil yang terdapat dalam computer adalah berbentuk softcopy agar bisa di lihat tanpa menggunkan computer maka perlu dicetak di kertas dengan printer.
Cara Kerja          : ada berbagai macam jenis printer disini saya akan menjelaskan salah satu jenis printer yaitu jenis Laser. Cara kerja  printer sebagai berikut :  Sebuah laser ditembakkan    sesuai dengan dot-dot yang akan dicetak. Spinning mirror menyebabkan dot-dot menyebar pada drum. Drum berputar pada garis selanjutnya. Drum ini adalah photosensitive, karena sinar laser, drum menjadi terisi muatan listrik dimanapun titik yang akan dicetak. Sejalan dengan drum yang terus bergerak, bagian terisi muatan dari drum melewati tangki yang berisi serbuk hitam yang dinamakan toner. Toner menempel ke drum pada bagian yang terisi muatan sehingga pola toner pada drum sesuai dengan image yang akan dicetak. Selembar kertas kemudian dilewatkan drum. Kawat yang terisi muatan listrik melapisi kertas. Ketika kertas kontak dengan drum, toner menempel pada kertas. Sejalan ketika kertas berputar pada drum, kertas melewati area panas dan tekanan yang  dinamakan fusing system/fuser. Fusing system ini berfungsi untuk melelehkan tinta ke kertas. Kemudian kertas keluar dari pinter. Di saat yang sama, permukaan drum melewati wire lain yang dinamakan corona wire. Corona wire ini me-reset charge pada drum, dan drum siap untuk halaman selanjutnya.
Komponen    :  –  Drum
-   Toner
-   Corona wire
-   Fuser
-   Laser scanner
-   Roller
MONITOR
Fungsi                 : Untuk menampilkan gambar, film, dan Tulisan.
Cara Kerja          : Disini saya akan mengambil contoh Monitor jenis LCD (Liquid Cristal Display). LCD terbagi dari 2 bagian utama Yaitu backlight dan kristal cair. Backlight adalah sumber cahaya LCD yang biasanya terdiri dari 1 sampai 4 buah (berteknologi seperti) lampu neon. Lampu Backlight ini berwarna putih. Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda. Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan. Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu. Kristal cair dapat berubah sudutnya. Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna. Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat- rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus (sehingga di layar akan tampil warna hitam). Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.
Komponen     : -  Backlight
-  Kristal Cair
HEADPHONE
Fungsi               : sama seperti speaker yaitu mengeluarkan Suara namun dalam kapasita lebih kecil Di bandingkan dengan speaker.
Cara Kerja        : suara yang telah di input melalui Microphone dikirim ke  soundcard Data digital ini kemudian diolah/ diproses Oleh DSP (Digital Singnal Processing) Yang bekerja dengan DAC (Data Analog Converter), yang mengubah sinyal digital Menjadi analog dan di keluarkan memlalui Headphones.
Komponen      : -  speaker
-  DAC
-  DSP
PROYEKTOR LCD
Fungsi                    : untuk menampilkan gambar pada sebuahLayar.
Cara kerja             : bekerja berdasarkan prinsip pembiasan
cahaya yang dihasilkan oleh panel-panel
LCD. Panel ini dibuat terpisah berdasarkan
warna-warna dasar, merah, hijau dan biru
(R-G-B). Sehingga terdapat tiga panel LCD
dalam sebuah proyektor. Warna gambar
yang dikeluarkan oleh proyektor
merupakan hasil pembiasan dari panel-
panel LCD  tersebut yang telah disatukan
oleh sebuah  prisma khusus. Gambar yang
telah  disatukan tersebut kemudian
dilewatkan  melalui lensa dan di”jatuh”kan
pada layar  sehingga dapat dilihat sebagai
gambar utuh.
Komponen      : -  ventilasi
-  Lensa
-  Socket
-  Sensor
-  Component Video
-  Tabung dichroic combiner

Tips & Trik Registry Windows XP

Registry adalah penentu cara kerja OS Windows XP, oleh karenanya utak-atik registry berarti mengutak-atik cara kerja Windows XP anda. Agar terhindar dari trouble, sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu. Disini akan dibahas tentang tips & trik dari registry pada windows xp .

Otak-atik regristri dibilang gamapang-gampang, ya memang gampang. Jadi yang tidak tahu apa itu registry harus belajar dulu apa fungsinya registry. Yang udah tahu baik itu dikit atau banyak atau sama sekali tidak tahu, ini ada sedikit tip yang bisa anda lakukan kepada komputer anda, bukan komputer orang lain ya. Sebagian besar dari tip ini sudah dicoba dan dahasilnya lumayan, bisa buat nambah kecepatan dan keamanan komputer.
Bagi yang kantong tipis atau malah gak ada kantongnya, bisa menerapkan cara ini. Dari pada membeli tool kemanan yang harganya bukan mahasiswa bgt.


CATATAN PENTING!:

1. Registry adalah penentu cara kerja OS Windows XP, oleh karenanya utak-atik registry berarti mengutak-atik cara kerja Windows XP anda.
2. Agar terhindar dari trouble, sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.

* Klik tombol Start > Run. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
* Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
* Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya. tekan tombol Save.

Mempercepat Update Registry
Tekan tombol Start > Log Off > Log Off.

Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).

Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.

Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

Menyembunyikan Help And Support
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

Restart dgn Cepat !!
Pada key :
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon
Tambahkan string value EnableQuickReboot dan isi defautnya dengan 1

Menyembunyikan Log Off
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

Menyembunyikan Menu Turn Off Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose.
Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.

Cleartype Pada Logon Screen
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.

Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.

Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Printer & Faxes dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.

Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut.
Masukkan angka 0 pada Value Data.

Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

Memunculkan Menu Administrative Tools
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.

Memperkecil Ikon Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Username Pada Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu.
Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mencegah Perubahan Menu Start
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_ShowRecentDocs dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.

Menyembunyikan Ikon Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.
Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Membuat Desktop Lebih Stabil
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/RunMRU
Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya). Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol Del. Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.

Membersihkan Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.
Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.

Menghilangkan Info Tip Pada Ikon Folders Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada FolderContentsInfoTip dengan angka 0.

Mengunci Taskbar
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\TrayNotify
Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process. Klik menu File > New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.

Menyembunyikan System Tray
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay.
Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.
Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain. Semakin kecil semakin cepat.

Mengatur Ukuran Ikon Di Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.

Mengganti Warna Windows
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors
Klik ganda Window dan masukkan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).

Mengganti Warna Teks Dalam Windows
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors
Klik ganda WindowText dan masukkan kombinasi warna RGB.

Menghilangkan Tab Screen Saver
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage.
Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengganti Screen Saver Lewat Registry
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukkan path tempat file Screen Saver yang diinginkan.
Contoh: C:\WINDOWS\ScreenSaver.scr

Menonaktifkan Default Screen Saver
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda ScreenSaveActive dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Untuk mengembalikannya masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut
HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile
HKEY_CLASSES_ROOT/piffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.

Mengubah Style Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukkan angka sebagai berikut di Value Data:
1 > Center
2 > Stretch
3 > Tile

Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks.
Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Menu Properties My Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.

Mengubah Ukuran CoolSwitch
(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukkan angka yang diinginkan pada Value Data.
Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.

Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada CoolSwitch dan masukkan angka 0.

Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.

Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Mouse
Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.

Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda WheelScrollLines masukkan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.

Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/don’t load
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl.
Klik ganda sysdm.cpl dan masukkan input Yes pada bagian Value Data.

Menonaktifkan Display Properties
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit > New > Key dan beri nama System.
Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL.
Klik ganda NoDispCPL dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Keyboard
Klik ganda KeyboardSpeed dan masukkan nilai yang diinginkan. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat pula Repeat Rate-nya.

Teks Bergaris Bawah Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda lfUnderline dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mode Word Wrap Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda fWrap dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Status Bar Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda StatusBar dan masukkan angka 1 pada Value Data.

DVD Di Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI.
Klik ganda DVDUI dan masukkan teks Yes pada Value Data.

Menambah Identitas Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows
Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.
Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar.
Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

Mengubah Tombol Stop Menjadi Tombol Play Pada Windows Media Player
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/MediaPlayer/Objects/StopButton
Klik ganda onclick dan masukkan teks player.controls.play() pada Value Data.

Memilih Pemutar CD Audio Default
HKEY_CLASSES_ROOT/AudioCD/Shell/Play/Command
Klik ganda (Default) dan masukkan path software yang anda inginkan sebagai pemutar CD Audio secara default. Misalnya: C:\Program Files\Windows Media Player\wmplayer.exe

Mengembalikan Akses Ke CD-ROM
Setelah menguninstall sebuah program pembakar CD, adakalanya CD-ROM tidak bisa lagi diakses, solusinya:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.

Memperkecil Ukuran Thumbnail Untuk Windows Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Pilih menu Edit > New > Binary Value dan beri nama ThumbnailSize.
Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan angka 20 pada Value Data.

Membuat Shortcut Menu Pribadi Di Windows Explorer
HKEY_CLASSES_ROOT/Drive/Shell
Pilih Edit > New > Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya.
Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukkan teks Winamp.
Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit > New > Key dan beri nama Command.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe pada Value Data.

Enkripsi Melalui Menu Konteks
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EncryptionContextMenu.
Klik ganda EncryptionContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengganti Ikon Pada Drives
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
Jika belum ada, pilih Edit > New > Key dan beri nama sesuai dengan drive yang diinginkan [contohnya: C untuk drive C:] Pada value tersebut, buat sebuah Key baru lagi dan beri nama DefaultIcon.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path tempat ikon berada (contohnya: D:\Documents\C Drive Icon.ico)

Menyembunyikan Drive
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoDrives.
Klik ganda NoDrives dan tentukan drive mana yang ingin dihilangkan pada Value Data.
Contoh: jika ingin menghilangkan drive E:, masukkan angka 16 pada Value Data.
Kombinasi angka pada Value Data adalah sebagai berikut:
A: > 1
B: > 2
C: > 4
D: > 8
E: > 16
F: > 32
G: > 64
H: > 128
I: > 256
J: > 512
K: > 1024
L: > 2048
M: > 4096
Semua: > 67108863

Membuat Tip Of The Day Windows Explorer
Untuk mengaktifkannya buka Windows Explorer kemudian pilih menu View > Explorer Bar > Tip of the Day.
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Tips
Di jendela sebelah kanan akan terlihat deretan tip-tip yang tersimpan dalam value 0 – 49.
Dua hal yang bisa dilakukan adalah mengganti tip-tip yang dengan klik ganda masing-masing value dengan teks yang diinginkan.
Kedua adalah menambah tip-tip baru dimulai dengan urutan setelah value 49 (misalnya 50 dst.).
Pilih Edit > New > String Value dan beri nama berbentuk angka yang melanjutkan angka terakhir pada tip (misalnya 50 dst.).
Klik ganda pada value yang baru tersebut dan isikan dengan teks yang diinginkan pada Value Data.

Menyembunyikan Advanced Settings Pada Folder Options Windows Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Dibawah key Explorer akan ditemukan subkey bernama Advanced. Klik kanan dan pilih Rename. Ubah nama Advanced menjadi Advancedx.

Kode Curang Bermain Game Hearts
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Applets
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama Hearts.
Klik menu Edit > New > String Value dan beri nama ZB dan isikan angka 42 pada Value Data.
Buka game Hearts pada Start Menu > All Programs > Games. Setelah memasukkan nama pemain, tekan kombinasi tombol berikut:
Ctrl+Shift+Alt+F12 dan semua kartu akan terbuka.

Membersihkan Sampah Registry
HKEY_CLASSES_ROOT/Application
HKEY_CURRENT_USER/Software
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE
Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.

Membersihkan Sampah Uninstall
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall
Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.

Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan
Dari Add/Remove Programs
HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall
Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

Menjalankan Program Saat StartUp
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run
Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall (C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe).

Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG
Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Run
Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

Mempercepat Proses Shutdown Windows XP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.

Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International
Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.
klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.

Menonaktifkan Fungsi AutoRun
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.

Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Memunculkan Option My Computer Yang Tersembunyi
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Internet Settings/Zones/0
Klik ganda Flags kemudian ganti menjadi Decimal dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi New Window Di Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft/Internet Explorer/Restrictions
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoOpeninNewWnd.
Klik ganda NoOpeninNewWnd dan masukkan 1 pada Value Data.

Mengganti Background Toolbar Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Toolbar
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama BackBitmap.
Klik ganda BackBitmap dan isikan dengan path tempat gambar bitmap (.bmp) yang akan menjadi background toolbar berada pada Value Data.
Contohnya: C:\WINDOWS\Wallpaper.bmp

Mengganti Versi Internet Explorer
Untuk mengetahui versi Internet Explorer yang dimiliki: Help > About Internet Explorer pada browser Internet Explorer.
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer
Klik ganda Version dan masukkan angka yang diinginkan pada Value Data.

Mengecek ProductID Internet Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Registration
Lihat ProductID pada key ProductId, pada value tersebut akan tercatat berapa ProductID Internet Explorer yang digunakan.

Mode Full Screen Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main
Klik ganda FullScreen dan masukkan teks Yes pada Value Data.

Mengganti Title Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama Window Title.
Klik ganda Window Title dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

Membersihkan Daftar URL Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/TypedURLs
Hapus value url1, url2 dan seterusnya dengan menekan tombol Del.

Menyembunyikan Tombol Go Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama ShowGoButton.
Klik ganda ShowGoButton dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengganti Nama Ikon Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID\{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D} Klik ganda pada value (Default) disamping kanan, masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

Menambahkan Domain .Gov Pada Pencarian Website
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Main/UrlTemplate
Pilih Edit > New > String Value dan beri nama dengan angka yang merupakan kelanjutan dari angka-angka yang sudah ada.
Klik ganda pada value tersebut dan ketik %s.gov pada Value Data.

Tweaking Memory Pada Windows XP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management
Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB.
Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.
Pada option Default Value masukkan angka 1.

Menghapus Pagefile Saat Shut Down
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management Klik ganda ClearPageFileAtShutdown dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Memindahkan Pagefile
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management
Klik ganda PagingFiles kemudian ganti path ke lokasi baru yang diinginkan.
Misalnya: D:\pagefile.sys 1024 1024

Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CabinetState
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst.
Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Device Manager
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System.
Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.
Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengoptimalkan Hard Disk Disaat Komputer Dalam Keadaan Idle
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\OptimalLayout
Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.
Klik ganda EnableAutoLayout dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Opsi Run As Pada Menu Konteks
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideRunAsVerb.
Klik ganda HideRunAsVerb dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Windows XP Tour
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Applets\Tour
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Applets\Tour
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama RunCount.
Klik ganda RunCount dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menyimpan Perubahan Pada Konfigurasi Notepad
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Notepad
Buatlah masing-masing DWORD Value baru dan beri nama fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions.
Klik ganda pada fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.

Informasi Terperinci Di Device Manager
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment
Buatlah sebuah String Value baru atau ubah String Value yang telah ada yang bernama DEVMGR_SHOW_DETAILS.
Klik ganda DEVMGR_SHOW_DETAILS dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menunjukkan Semua Hidden Devices Pada Device Manager
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES.
Klik ganda DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Task Manager
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\System
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\System
Buatlah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskMgr.
Klik ganda DisableTaskMgr dan masukkan 1 pada Value Data.

Menggunakan Smooth Scrolling Di Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama SmoothScroll.
Klik ganda SmoothScroll dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Image Preview Menggunakan Windows Picture & Fax Viewer
HKEY_CLASSES_ROOT\SystemFileAssociations\image\She llEx\ContextMenuHandlers\ShellImagePreview
Klik ganda pada value Default dan kosongkan nilainya (hapus {e84fda7c-1d6a-45f6-b725-cb260c236066})

Mengubah Setting Thumbnail
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama ThumbnailSize dan ThumbnailQuality.
Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan nilai yang diinginkan sesuai dengan ukuran dalam piksel.
Klik ganda ThumbnailQuality dan masukkan nilai yang diinginkan sesuai dengan persentasi kualitasnya (50% – 100%).

Menonaktifkan Cache Pada Thumbnail
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableThumbnailCache.
Klik ganda DisableThumbnailCache dan masukkan 1 pada Value Data.

Mengubah Warna Pada File Yang Terenkripsi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama AltEncryptionColor.
Klik ganda AltEncryptionColor dan masukkan input warna RGB yang diinginkan.
Hints: RR GG BB 00 (Default 00 80 40 00)

Mengubah Warna Pada File Dan Folder Terkompresi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer
Buat sebuah Binary Value baru jika belum tersedia dan beri nama AltColor.
Klik ganda AltColor dan masukkan input warna RGB yang diinginkan.
Hints: RR GG BB 00 (Default 00 00 ff 00)
Note: Untuk mengaktifkan fitur ini pada Folder Options beri tanda centang Show encrypted or compressed NTFS in color.

Warna Alternatif Pada File Terkompresi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowCompColor.
Klik ganda ShowCompColor dan masukkan 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Web Content Di Explorer Dan Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ClassicShell.
Klik ganda ClassicShell dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}.
Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukkan 1 pada Value Data.

Memilih Ikon Desktop Yang Pertama
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.
Klik ganda SortOrderIndex dan masukkan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:
48 > My Documents
54 > My Computer

Menunjukkan Versi Windows Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.
Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukkan 1 pada Value Data.

Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.
Klik ganda ShowInfoTip dan masukkan 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.
Klik ganda NoRun dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.
Klik ganda NoInternetIcon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Documents Dari Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.

Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.
Klik ganda NoRecycleFiles dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.
Klik ganda NukeOnDelete dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.
Klik ganda ForceGuest dan masukkan 0 pada Value Data.

Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.
Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.
Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Atapi\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.
Klik ganda EnableBigLba dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.

Menonaktifkan Fungsi CD Burning
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.
Klik ganda NoCDBurning dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.
Klik ganda LogonType dan masukkan value sebagai berikut pada Value Data:
0 > Classic Mode
1 > Welcome Screen

Mengaktifkan Fast User Switching
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.
Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.
Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukkan teks (None) pada Value Data.
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg
Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Passport Balloon Reminder
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerServ ice
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.
Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.

Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan. (contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)

Membatasi Jumlah Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.
Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang diinginkan.

Kotak Dialog Sebelum Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh: WARNING).
Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to Logon to this system unless you are an authorized user).

Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.
Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.

Memaksa penggunaan Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.
Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.
Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengaktifkan Start Menu Scrolling
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.
Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.

Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.
Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.
Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Modifikasi Start Menu Folders
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic, Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.
Start_ShowControlPanel – Control Panel
Start_ShowMyComputer – My Computer
Start_ShowMyDocs – My Documents
Start_ShowMyMusic – My Music
Start_ShowMyPics – My Pictures
Start_ShowNetConn – Network Connections
Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:
0 = Hidden
1 = Open When Clicked
2 = Expand Contents

Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.
Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Menu Disconnect Item
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.
Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghapus Jejak Di Menu Run
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\RunMRU
Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.

Mengaktifkan Favorites Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.
Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}.
Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukkan 1 pada Value Data.

Memilih Ikon Desktop Yang Pertama
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.
Klik ganda SortOrderIndex dan masukkan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:
48 > My Documents
54 > My Computer

Menunjukkan Versi Windows Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.
Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukkan 1 pada Value Data.

Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.
Klik ganda ShowInfoTip dan masukkan 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.
Klik ganda NoRun dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.
Klik ganda NoInternetIcon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Documents Dari Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.

Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.
Klik ganda NoRecycleFiles dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.
Klik ganda NukeOnDelete dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.
Klik ganda ForceGuest dan masukkan 0 pada Value Data.

Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.
Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.
Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Atapi\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.
Klik ganda EnableBigLba dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.

Menonaktifkan Fungsi CD Burning
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.
Klik ganda NoCDBurning dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.
Klik ganda LogonType dan masukkan value sebagai berikut pada Value Data:
0 > Classic Mode
1 > Welcome Screen

Mengaktifkan Fast User Switching
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.
Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.
Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukkan teks (None) pada Value Data.
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg
Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Passport Balloon Reminder
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerService
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.
Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.

Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan. (contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)

Membatasi Jumlah Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.
Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang diinginkan.

Kotak Dialog Sebelum Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh: WARNING).
Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to Logon to this system unless you are an authorized user).

Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.
Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.

Memaksa penggunaan Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.
Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.
Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengaktifkan Start Menu Scrolling
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.
Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.

Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.
Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.
Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Modifikasi Start Menu Folders
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic, Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.
Start_ShowControlPanel – Control Panel
Start_ShowMyComputer – My Computer
Start_ShowMyDocs – My Documents
Start_ShowMyMusic – My Music
Start_ShowMyPics – My Pictures
Start_ShowNetConn – Network Connections
Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:
0 = Hidden
1 = Open When Clicked
2 = Expand Contents

Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.
Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Menu Disconnect Item
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.
Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghapus Jejak Di Menu Run
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU
Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.

Mengaktifkan Favorites Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.
Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Pinned Programs Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuPinnedList.
Klik ganda NoStartMenuPinnedList dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Tombol All Programs Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoStartMenuMorePrograms.
Klik ganda NoStartMenuMorePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menentukan Waktu Respon Untuk Aplikasi Yang Not Responding
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Buat sebuah String Value baru jika belum ada dan beri nama HungAppTimeout.
Klik ganda HungAppTimeout dan masukkan input waktu dalam milliseconds (1000 = 1 seconds).

Otomatis Mematikan Aplikasi Yang Not Responding
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Shutdown Event Tracker
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Reliability
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama ShutdownReasonUI.
Klik ganda ShutdownReasonUI dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Save Pada Konfigurasi Dan Setting Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSaveSettings.
Klik ganda NoSaveSettings dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Creation Of LastKnownGood Configuration
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama ReportBootOk.
Klik ganda ReportBootOk dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Restart Otomatis Pada BSOD (Blue Screen Of Death)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\CrashControl
Ubah nilai dalam AutoReboot dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Automatic Daylight Savings Adjustment
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\TimeZoneInformation
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableAutoDaylightTimeSet.
Klik ganda DisableAutoDaylightTimeSet dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Update Device Driver Wizard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama NoDevMgrUpdate.
Klik ganda NoDevMgrUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Computer Management Option
(Klik kanan pada My Computer menu Manage)
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoManageMyComputerVerb.
Klik ganda NoManageMyComputerVerb dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Konfigurasi Automatic Windows Update
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU
Buat beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:
NoAutoUpdate
0 – Enable Automatic Updates (Default)
1 – Disable Automatic Updates
AUOptions
2 – Notify for download and notify for install
3 – Auto download and notify for install
4 – Auto download and schedule the install
ScheduledInstallTime
0 to 23 – Install time of day in 24-hour format

Menonaktifkan Windows Key
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Keyboard Layout
Buat sebuah Binary Value dan beri nama Scancode Map.
Klik ganda Scancode Map dan masukkan input sebagai berikut pada Value Data:
00 00 00 00 00 00 00 00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00

Mengubah Konfigurasi Power Management
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\PowerCfg
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg
Buat sebuah String Value jika belum ada, dan beri nama CurrentPowerPolicy.
Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan input value sebagai berikut pada Value Data:
0 – Home/Office Desktop
1 – Portable/Laptop Computer
2 – Monitor On Presentations
3 – Network Computer (No Wake-On-LAN)
4 – Optimized For High Performance
5 – Optimized For Power Saving

Konfigurasi Registry Size Limit
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama RegistrySizeLimit.
Klik ganda RegistrySizeLimit dan masukkan input 0xffffffff pada Value Data.

Menentukan Popup Error Messages Yang Akan Ditampilkan
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Windows
Klik ganda ErrorMode dan masukkan input value yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
0 – All Errors Appear In Popups (Default)
1 – System Errors Disabled, Application Errors Still Using Popups
2 – Neither System Or Application Errors Use Popups

Pilihan Untuk Menjalankan Program 16-bit Pada VDM (Virtual DOS Machine)
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama MemCheckBoxInRunDlg.
Klik ganda MemCheckBoxInRunDlg dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Pilihan Prioritas Virtual Machine Yang Digunakan
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\WOW
Klik ganda DefaultSeparateVDM dan masukkan value Yes atau No pada Value Data.

Mengubah Ukuran Paged And Non Paged Pool Memory
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
Buat beberapa DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama masing-masing PagedPoolSize dan NonPagedPoolSize.
Klik ganda PagedPoolSize dan NonPagedPoolSize dan masukkan input value yang diinginkan (dalam ukuran bytes) pada Value Data.

Administrative Logon Otomatis Pada Recovery Console
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Setup\RecoveryConsole
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SecurityLevel.
Klik ganda SecurityLevel dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Akses Penuh Lewat Floopy Disk Pada Recovery Console
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Setup\RecoveryConsole
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SetCommand.
Klik ganda SetCommand dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Status NumLock
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Keyboard
Klik ganda InitialKeyboardIndicators dan masukkan input value sebagai berikut pada Value Data:
0 – NumLock is turned off after logon
1 – NumLock is turned on after logon

Mengaktifkan Remote Assistance
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Terminal Server
Buat beberapa DWORD Value dan beri nama masing-masing AllowTSConnections, fDenyTSConnections, dan fAllowToGetHelp.
Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan input value sebagai berikut pada Value Data:
AllowTSConnections > 1
fDenyTSConnections > 0
fAllowToGetHelp > 1

Menonaktifkan Peringatan Di Startup
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoPopUpsOnBoot.
Klik ganda NoPopUpsOnBoot dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value lagi dan beri nama Error Mode.
Klik ganda Error Mode dan masukkan input value sebagai berikut:
0 = No Error Suppression
1 = Suppress System Errors
2 = Suppress All Errors

Mengubah Ukuran Icon Cache
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
Buat sebuah String Value dan beri nama Max Cached Icons.
Klik ganda Max Cached Icons dan masukkan angka 2000 (100 – 4096 = dalam bytes) pada Value Data.

Konfigurasi Windows Error Reporting
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\PCHealth\ErrorReporting
Buat beberapa DWORD Value dan beri nama:
DoReport – Enable error reporting
ShowUI – Show user interface
IncludeKernelFaults – Include kernel errors in the report
IncludeMicrosoftApps – Include Microsoft applications in the report
IncludeWindowsApps – Include Windows components in the report
Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan angka 1 (enable) atau 0 (disable) pada Value Data.

Stepping Mode Pada Windows Update Process
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Active Setup
Buat sebuah String Value baru dan beri nama SteppingMode.
Klik ganda SteppingMode dan masukkan input Y pada Value Data.

Mengubah Active Dekstop Background Pada Safe Mode
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Desktop\SafeMode\General
Klik ganda Wallpaper dan masukkan path lokasi wallpaper yang diinginkan pada Value Data.

Menonaktifkan Menu Properties Pada Recycle Bin
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesRecycleBin.
Klik ganda NoPropertiesRecycleBin dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Fungsi Restore Windows Folder Pada Startup
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama PersistBrowsers.
Klik ganda PersistBrowsers dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Shared Documents Dari My Computer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSharedDocuments.
Klik ganda NoSharedDocuments dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mempercepat Akses Pada File .AVI
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}
Ubah nama key {87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E} dan letakkan tanda minus ( – ) didepannya.
contoh: -{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}

Menambahkan Pilihan Menu Copy To Dan Move To Folder Pada Menu Konteks
HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers
Untuk membuat subkey pilih menu Edit > New > Key.
Buat sebuah subkey dan beri nama Copy To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan input {C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.
Buat sebuah subkey dan beri nama Move To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan input {C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13} pada Value Data.

Menambahkan Pilihan Send To Pada Menu Konteks
HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers
Untuk membuat subkey pilih menu Edit > New > Key.
Buat sebuah subkey dan beri nama Send To kemudian klik ganda (Default value) dan masukkan input {7BA4C740-9E81-11CF-99D3-00AA004AE837} pada Value Data.

Menunjukkan Hidden Folders And Files
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik ganda Hidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menunjukkan File Hidden Operating System
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowSuperHidden.
Klik ganda ShowSuperHidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Direktori Program And Common Files
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion
Klik ganda ProgramFilesDir dan CommonFilesDir dan masukkan path lokasi baru yang diinginkan pada Value Data.

Meluncurkan Folder Window Pada Proses Yang Berbeda
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama SeparateProcess.
Klik ganda SeparateProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Expand Folders Di Explorer Secara Otomatis
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama FriendlyTree.
Klik ganda FriendlyTree dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Membuat Tips Sendiri Saat Pertama Kali Login Ke Windows
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Tips
Buat sebuah atau beberapa String Value berdasarkan kelanjutan dari tips-tips yang telah ada (misalnya 50 dan seterusnya) dan masukkan input tips berupa teks yang diinginkan.

Mengubah Lokasi File Instalasi Windows
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Setup
Klik ganda SourcePath dan masukkan path lokasi baru yang diinginkan.

Menggunakan Windows Update Tanpa Harus Melakukan Registrasi
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion
Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama RegDone.
Klik ganda RegDone dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Reserved QOS Bandwidth
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Win dows\Psched
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NonBestEffortLimit.
Klik ganda NonBestEffortLimit dan masukkan angka 0 (hexadecimal) pada Value Data.

Menghilangkan Ikon Tangan Pada Shared Resources
HKEY_CLASSES_ROOT\Network\SharingHandler
Klik ganda (Default value) dan kosongkan nilainya pada Value Data.
Untuk mengembalikan ikon, masukkan ntshrui.dll pada Value Data.

Mengaktifkan Network Adapter Onboard Processor
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskOffload.
Klik ganda DisableTaskOffload dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Memaksa Penggunaan Active Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceActiveDesktopOn.
Klik ganda ForceActiveDesktopOn dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Larangan Pada Active Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Buat sebuah atau beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:
NoChangingWallpaper – Disable the ability to change wallpapers.
NoComponents – Disable components.
NoAddingComponents – Disable the ability to add components.
NoDeletingComponents – Disable the ability to delete components.
NoEditingComponents – Disable the ability to edit components.
NoCloseDragDropBands – Prevents adding, dragging, dropping and closing the Taskbar’s toolbars.
NoMovingBands – retrict adjustments to desktop toolbars
NoHTMLWallPaper – only allow bitmaps (BMP) as wallpaper
dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.

Melarang Perubahan Setting Active Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoActiveDesktopChanges.
Klik ganda NoActiveDesktopChanges dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Pilihan Active Desktop Dari Menu Setting
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoSetActiveDesktop.
Klik ganda NoSetActiveDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Active Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoActiveDesktop.
Klik ganda NoActiveDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Larangan Desktop Theme Controls
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Buat sebuah atau beberapa DWORD Value baru dengan nama sebagai berikut:
NoVisualStyleChoice – Disable the “Windows and buttons” style control
NoColorChoice – Disable the “Color scheme” control
NoSizeChoice – Disable the “Font size” control
Untuk mengaktifkan larangan tersebut, masukkan angka 1 pada masing-maing Value Data.
Untuk mengaktifkan default style, buat sebuah String Value dan beri nama SetVisualStyle.
Klik ganda SetVisualStyle dan masukkan path lokasi file .msstyles yang diinginkan.

Menyembunyikan Tab Konfigurasi Theme
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama NoThemesTab.
Klik ganda NoThemesTab dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Konfigurasi Navigasi Keyboard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeKeyboardNavigationIndicators.
Klik ganda NoChangeKeyboardNavigationIndicators dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Larangan Perubahan Konfigurasi Animasi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama NoChangeAnimation.
Klik ganda NoChangeAnimation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Tab Konfigurasi Display
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispSettingsPage.
Klik ganda NoDispSettingsPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Tab Background Display
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispBackgroundPage.
Klik ganda NoDispBackgroundPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Display Appearance
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispAppearancePage.
Klik ganda NoDispAppearancePage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Penambahan Printer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoAddPrinter.
Klik ganda NoAddPrinter dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Penghapusan Printer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDeletePrinter.
Klik ganda NoDeletePrinter dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Larangan Keamanan Pada Desktop
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SecureDesktop.
Klik ganda SecureDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Tab Security
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSecurityTab.
Klik ganda NoSecurityTab dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Tab Hardware
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoHardwareTab.
Klik ganda NoHardwareTab dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Menu Item Baru
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{D969A300-E7FF-11d0-A93B-00A0C90F2719}
Ubah nama key {D969A300-E7FF-11d0-A93B-00A0C90F2719} dan tambahkan tanda minus ( – ) didepannya.
Contohnya: -{D969A300-E7FF-11d0-A93B-00A0C90F2719}

Menonaktifkan Fungsi Kustomisasi Toolbar
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoToolbarCustomize.
Klik ganda NoToolbarCustomize dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Pilihan Untuk Mengubah Atau Menyembunyikan Toolbar
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoBandCustomize.
Klik ganda NoBandCustomize dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Menu File Dari Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoFileMenu.
Klik ganda NoFileMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Network Neighboohood
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoNetHood.
Klik ganda NoNetHood dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Menu Folder Options
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoFolderOptions.
Klik ganda NoFolderOptions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Fungsi Untuk Memodifikasi File
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoFileAssociate.
Klik ganda NoFileAssociate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Memperkuat TCP/IP Stack Untuk Menahan Serangan Denial Of Service
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
Buat beberapa DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama beserta valuenya masing-masing sebagai berikut:
EnableDeadGWDetect = 0
EnableICMPRedirect = 0
EnablePMTUDiscovery = 0
KeepAliveTime = 300,000
NoNameReleaseOnDemand = 1
PerformRouterDiscovery = 0
SynAttackProtect = 2

Menonaktifkan DHCP Router Discovery
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama PerformRouterDiscovery.
Klik ganda PerformRouterDiscovery dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Web Printing
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\Printers
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableWebPrinting.
Klik ganda DisableWebPrinting dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Recent Shares Pada Network Places
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsNetHood.
Klik ganda NoRecentDocsNetHood dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menutup Akses Kepada Pengguna Anonymous
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\LSA
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama RestrictAnonymous.
Klik ganda RestrictAnonymous dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Komputer Dari Daftar Browser
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\LanmanServer\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Hidden.
Klik ganda Hidden dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Seluruh Jaringan Pada Network Neighborhood
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoEntireNetwork.
Klik ganda NoEntireNetwork dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Isi Workgrup Dari Network Neighborhood
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoWorkgroupContents.
Klik ganda NoWorkgroupContents dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Pilihan Map And Disconnect Network Drive
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoNetConnectDisconnect.
Klik ganda NoNetConnectDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Fungsi Share Passwords Dengan Karakter Asterisk
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideSharePwds.
Klik ganda HideSharePwds dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Komputer Terdekat Dalam Sebuah Jaringan
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoComputersNearMe.
Klik ganda NoComputersNearMe dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Hidden Shares Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\LanmanServer\Parameters
Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia, dan beri nama masing-masing AutoShareServer dan AutoShareWks.
Klik ganda AutoShareServer dan AutoShareWks dan masukkan angka 0 pada masing-masing Value Data.

Mengubah Periode Peringatan Batas Waktu Penggunaan Password
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama PasswordExpiryWarning.
Klik ganda PasswordExpiryWarning dan masukkan input berupa jumlah hari (Default = 14) yang diinginkan pada Value Data.

Blokir SPAM Pada Messenger Service
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Messenger
Klik ganda Start dan masukkan angka 4 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Recent Files Pada Media Player
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\Preferences
Buat sebuah Binary Value baru jika belum ada, dan beri nama AddToMRU.
Klik ganda AddToMRU dan masukkan angka 00 pada Value Data.

Mengosongkan Temporary Internet Files Pada Saat Exit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\Cache
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\Cache
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Persistent.
Klik ganda Persistent dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi User Tracking
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInstrumentation.
Klik ganda NoInstrumentation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Toolbar Dari Taskbar
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoToolbarsOnTaskbar.
Klik ganda NoToolbarsOnTaskbar dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Larangan Penggunaan Pilihan Tombol Logoff Pada Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuLogoff.
Klik ganda StartMenuLogoff dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengamankan Akses Pada Removable Drives
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value dan beri nama AllocateDASD.
Klik ganda AllocateDASD dan masukkan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
0 – Administrators only
1 – Administrators and power users
2 – Administrators and the interactive user

Mengganti Kepemilikan Default Administrator
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDefaultAdminOwner.
Klik ganda NoDefaultAdminOwner dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Konfigurasi Keamanan Windows Script Signature
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows Script Host\Settings
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama TrustPolicy.
Klik ganda TrustPolicy dan masukkan input sebagai berikut pada Value Data:
0 = All
1 = Prompt
2 = Only Trusted

Konversi Perangkat IEEE 1394 Menjadi Disk Drive Dinamis
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Dmadmin\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama EnableDynamicConversionFor1394.
Klik ganda EnableDynamicConversionFor1394 dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Fungsi Mode UDMA66 Pada Chipset Intel
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Class\{4D36E96A-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}000 Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableUDMA66.
Klik ganda EnableUDMA66 dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Fungsi Peringatan Pada Low Disk Space
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\LanmanServer\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DiskSpaceThreshold.
Klik ganda DiskSpaceThreshold dan masukkan input dalam bentuk persentase (0 – 99 – default 10) pada Value Data.

Mengubah Sensitifitas Klik Ganda Pada Mouse
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse
Buat 2 String Value dan beri nama masing-masing DoubleClickHeight dan DoubleClickWidth.
Klik ganda masing-masing value dan masukkan input berupa ukuran dalam pixel dari sebuah area cakupan klik ganda pada mouse (contohnya: masing-masing 4 pada setiap value).

Mencegah Klik Ganda Secara Tidak Sengaja
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia dan beri nama UseDoubleClickTimer.
Klik ganda UseDoubleClickTimer dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Fungsi Deteksi Wheel Mouse
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\i8042prt\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableWheelDetection.
Klik ganda EnableWheelDetection dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Ukuran Keyboard Buffer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Kbdclass\Parameters
Klik ganda KeyboardDataQueueSize dan masukkan masukkan input berupa ukuran buffer yang diinginkan (default 64 hex = 100 decimal) pada Value Data.

Mengubah Ukuran Mouse Buffer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Mouclass\Parameters
Klik ganda MouseDataQueueSize dan masukkan input berupa ukuran buffer yang diinginkan (default 64 hex = 100 decimal) pada Value Data.

Mengatur Fungsi Snap To Pada Mouse
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse
Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia, dan beri nama SnapToDefaultButton.
Klik ganda SnapToDefaultButton dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menunjukkan Trail Pada Mouse Pointer
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse
Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama MouseTrails.
Klik ganda MouseTrails dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Prioritas Printer Spooler
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Print
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SpoolerPriority.
Klik ganda SpoolerPriority dan masukkan beberapa input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
0 = Normal Priority
1 = High Priority
0xFFFFFFFF = Idle Priority

Menonaktifkan Notifikasi Print Job Pada Event Viewer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print\Providers
Klik ganda EventLog dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menentukan Prioritas Scheduler
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contro l\Print
Klik ganda SchedulerThreadPriority dan masukkan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
0 = Normal
1 = Above Normal
ffffffff = Less Than Normal

Fungsi Beep Pada Printer Errors
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Print
Klik ganda BeepEnabled dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Fungsi Pesan Notifikasi Print Job
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Print\Providers
Klik ganda NetPopup dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menentukan Tujuan Pesan Display Printer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Print\Providers
Klik ganda NetPopupToComputer dan masukkan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
0 = Local Computer
1 = Users Computer

Menentukan Waktu Timeout Printer Browser
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Print
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NetPrinterDecayPeriod.
Klik ganda NetPrinterDecayPeriod dan masukkan input yang diinginkan dalam milisecond (0 – 4294967295 – default 3,600,000) pada Value Data.

Menentukan Waktu Timeout Pada Print Server Broadcast
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Print
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ServerThreadTimeout.
Klik ganda ServerThreadTimeout dan masukkan input yang diinginkan dalam milisecond (default 600,000 = 10 menit) pada Value Data.

Menunjukkan Fungsi Cascade Pada Folder Printer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah String Value baru dan beri nama CascadePrinters.
Klik ganda CascadePrinters dan masukkan input teks Yes pada Value Data.

Optimalisasi Second Level Cache Yang Lebih Besar
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
Klik ganda SecondLevelDataCache dan masukkan input berupa ukuran dalam kilobytes (decimal) pada Value Data.
Note: Hanya berlaku untuk jenis prosesor tua.

Melihat Informasi Prosesor
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\CentralProcessor
Note: Hanya untuk dilihat dan bukan untuk diedit.

Mengubah Teks Windows Update Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Buat sebuah String Value baru dan beri nama Windows Update Menu Text.
Klik ganda Windows Update Menu Text dan masukkan input teks yang diinginkan pada Value Data.

Menghilangkan Label Shortcut To Pada Internet Explorer Links
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer
Klik ganda Show_FullURL dan masukkan angka 0 pada Value Data.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Klik ganda Show_FullURL dan masukkan input teks yes pada Value Data.

Mengunci Toolbar Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Toolbar
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Locked.
Klik ganda Locked dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menggunakan Fungsi Personalized Favorites Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia, dan beri nama FavIntelliMenus.
Klik ganda FavIntelliMenus dan masukkan input teks Yes pada Value Data.
Note: Jika fungsi ini diaktifkan, daftar url yang jarang digunakan akan disembunyikan pada menu Favorites.

Menyingkirkan Beberapa Tombol Toolbar Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama SpecifyDefaultButtons.
Klik ganda SpecifyDefaultButtons dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Kemudian buat beberapa DWORD Value baru untuk setiap tombol yang ingin dilenyapkan dengan nama masing-masing sebagai berikut:
Btn_Back
Btn_Forward
Btn_Stop
Btn_Refresh
Btn_Home
Btn_Search
Btn_Folders
Btn_Favorites
Btn_Media
Btn_History
Btn_Fullscreen
Btn_Tools
Btn_MailNews
Btn_Size
Btn_Print
Btn_Edit
Btn_Discussions
Btn_Cut
Btn_Copy
Btn_Paste
Btn_Encoding
Btn_PrintPreview
Klik ganda masing-masing value dan masukkan angka 2 pada Value Data.

Fungsi Show Friendly HTTP Error Messages
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Klik ganda Friendly http errors dan masukkan input teks Yes pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Expanding Internet Explorer New Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoExpandedNewMenu.
Klik ganda NoExpandedNewMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Otomatis Mengubah Ukuran File Gambar Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Buat sebuah String Value jika belum tersedia dan beri nama Enable AutoImageResize.
Klik ganda Enable AutoImageResize dan masukkan input teks Yes pada Value Data.

Menonaktifkan Akses Internet
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat beberapa DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama masing-masing ProxyEnable dan ProxyServer.
Klik ganda ProxyEnable dan masukkan masukkan angka 1 pada Value Data.
Klik ganda ProxyServer dan masukkan input berupa alamat proxy palsu, misalnya: 127.0.0.1:1271
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer\Control Panel
Buat 2 DWORD Value baru dan beri nama masing-masing Connection Settings dan Connwiz Admin Lock.
Klik ganda masing-masing value dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Default Keep-Alive Time-Out Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama KeepAliveTimeout.
Klik ganda KeepAliveTimeout dan masukkan input yang diinginkan dalam milisecond (default 120,000) pada Value Data.

Mengubah Jumlah Sesi HTTP Secara Simultan
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat 2 DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama MaxConnectionsPerServer dan MaxConnectionsPer1_0Server.
Klik ganda MaxConnectionsPerServer dan masukkan input yang diinginkan (default 2) pada Value Data.
Klik ganda MaxConnectionsPer1_0Server dan masukkan input yang diinginkan (default 4) pada Value Data

Koneksi Ke Situs Unicode (Foreign Language) Dengan Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama MBCSServername.
Klik ganda MBCSServername dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Konfigurasi Fungsi System-Wide Proxy
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ProxySettingsPerUser.
Klik ganda ProxySettingsPerUser dan masukkan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
0 = Whole Machine
1 = Per User

Mode FTP Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Ftp
Klik ganda Use Web Based FTP dan masukkan input teks Yes pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Custom Search Page Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Klik ganda Use Custom Search URL dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menggunakan Classic Search Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Klik ganda Use Search Asst dan masukkan input teks Yes pada Value Data.
Fungsi Pencarian Dengan Menggunakan Address Bar Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\SearchUrl
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama sesuai dengan search engine yang diinginkan. Misalnya: Google, Yahoo dan sebagainya.
Buka subkey baru tersebut dan masukkan input pada (Default) berupa alamat search engine yang dipilih dengan memasukkan tambahan %s dibelakangnya. sebagai contoh:
Google = http://www.google.com/search?q=%s
Yahoo = http://search.yahoo.com/bin/search?p=%s
Note: Berlaku untuk Internet Explorer 6

Mengganti Search Assistant Pada Internet Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Search
Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia, dan beri nama SearchAssistant.
Klik ganda SearchAssistant dan masukkan url address dari search engine yang diinginkan pada Value Data.
Contoh: http://www.google.com/ie

Mengganti Default Search Page Pada Internet Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main
Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama Search Bar.
Klik ganda Search Bar dan masukkan url address dari search engine yang dipilih pada Value Data.
Contoh: http://www.yahoo.com/ext/search/search.html

Menonaktifkan Fungsi Download File Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\Zones\3
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\Zones\3
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama 1803.
Klik ganda 1803 dan masukkan angka 3 pada Value Data.

Larangan Penginstallan Program Lewat ActiveX Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\Zones\3
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama 1001.
Klik ganda 1001 dan masukkan input yang diinginkan sebagai berikut pada Value Data:
1 = Installations Prompt Enabled
3 = Installations Disabled

Menonaktifkan Fungsi Local Stylesheets Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Styles
Klik ganda Use My Stylesheet dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Larangan Untuk Fungsi Import And Export Cookies
Dan Favorites Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Inte rnet Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableImportExportFavorites.
Klik ganda DisableImportExportFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Password Caching Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisablePasswordCaching.
Klik ganda DisablePasswordCaching dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Larangan Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Buat sebuah atau beberapa DWORD Value baru yang diinginkan dengan nama masing-masing sebagai berikut:
AlwaysPromptWhenDownload – Always prompt user when downloading files.
NoBrowserBars – Disable changes to browsers bars.
NoBrowserClose – Disable the option of closing Internet Explorer.
NoBrowserContextMenu – Disable right-click context menu.
NoBrowserOptions – Disable the Tools > Internet Options menu.
NoBrowserSaveAs – Disable the ability to Save As.
NoFavorites – Disable the Favorites.
NoFileNew – Disable the File > New command.
NoFileOpen – Disable the File > Open command.
NoFindFiles – Disable the Find Files command.
NoNavButtons – Disables the Forward and Back navigation buttons
NoOpeninNewWnd – Disable Open in New Window option.
NoPrinting – Remove Print and Print Preview from the File menu.
NoSelectDownloadDir – Disable the option of selecting a download directory.
NoTheaterMode – Disable the Full Screen view option.
NoViewSource – Disable the ability to view the page source HTML.
RestGoMenu – Remove Mail and News menu item.
Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Caching Pada Secure Web Paes
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama DisableCachingOfSSLPages.
Klik ganda DisableCachingOfSSLPages dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Content Advisor
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Ratings\.Default
Buat beberapa DWORD Value dengan nama masing-masing sebagai berikut:
Enabled – (1 = enable content advisor, 0 = disable)
Allow_Unknowns – (1 = display unrated sites, 0 = restrict unrated sites)
PleaseMom – (1 = allow supervisor password, 0 = no supervisor override)
Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan input yang diinginkan pada Value Data.

Menyingkirkan Content Advisor Dan Fungsi Ratings Password
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Ratings
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Ratings
Hapus subkey dibawah key ratings.

Menonaktifkan Menu Help Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Buat sebuah atau beberapa DWORD Value yang diinginkan dengan namanya masing-masing sebagai berikut:
NoHelpMenu – Disable the entire help menu
NoHelpItemNetscapeHelp – Remove the “For Netscape Users” menu item
NoHelpItemSendFeedback – Remove the “Send Feedback” menu item
NoHelpItemTipOfTheDay – Remove the “Tip of the Day” menu item
NoHelpItemTutorial – Remove the “Tour” (Tutorial) menu item
Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Akses Ke File URL Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoFileUrl.
Klik ganda NoFileUrl dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Control Panel Pada Internet Explorer

HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Buat beberapa DWORD Value yang diinginkan dengan namanya masing-masing sebagai berikut:
Advanced – Prevent changes to advanced settings
Autoconfig – Prevent changes to Automatic Configuration
Cache – Prevent changes to temporary file settings
CalendarContact – Prevent changes to calender and contacts
Certificates – Prevent changes to security certificates
Check_If_Default – Prevent changes to default browser check
Colors – Prevent Color changes
Connection Settings – Prevent changes to connection settings
Connection Wizard – Disable the Connection Wizard
Fonts – Disable font changes
History – Disable changes to History settings
HomePage – Disable changes to Home Page settings
Languages – Disable Language changes
Links – Disable Links changes
Messaging – Disable Messaging changes
Profiles – Disable changes to Profiles
Proxy – Disable changes to Proxy settings
Ratings – Disable Ratings changes
Wallet – Disable changes to Wallet settings
Accessibility – disables all options under Accessibility
GeneralTab – removes General tab
SecurityTab – removes Security tab
ContentTab – removes Content tab
ConnectionsTab – removes Connections tab
ProgramsTab – removes Programs tab
PrivacyTab – removes Privacy tab
AdvancedTab – removes Advanced tab
CertifPers – prevents changing Personal Certificate options
CertifSite – prevents changing Site Certificate options
CertifPub – prevents changing Publisher Certificate options
SecChangeSettings – prevents changing Security Levels for the Internet Zone
SecAddSites – prevents adding Sites to any zone
Privacy Settings – prevents changs to privacy settings
FormSuggest – disables AutoComplete for forms
FormSuggest Passwords – prevents Prompt me to save password from being displayed
Connwiz Admin Lock – disables the Internet Connection Wizard
Settings – prevents any changes to Temporary Internet Files
ResetWebSettings – disables the Reset web Setting button
Klik ganda pada masing-masing value dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Penginstallan Program Dari Website
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\ZoneMap\Domains
Buat sebuah key baru tepat dibawah Domains dan beri nama sesuai dengan nama situs yang dipilih. misalnya
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Internet Settings\ZoneMap\Domains\forbidden.com
Dibawah subkey tersebut, buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama * dan masukkan angka 4 pada Value Data.

Cara menghilangkan option “Show hidden files & Folder ” pd Folder Option :
Pergi ke Run : Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE | SOFTWARE | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Explorer | Advanced | Folder | Hidden
Di bag. “Type” hilangkan kata “group”
OS : WIN XP

Memblokir aplikasi yg berjalan pd FAT 32 :
Pd run, ketik Regedit
ada 2 cara utk pemblokiran :
HKEY_LOCAL_MACHINE : utk seluruh sistem
HKEY_CURRENT_USER : utk pengguna bersangkutan
mulailah navigasi ke :
Software | Microsoft |CurrentVersion | Policies | Explorer
di jendela sblh kanan, klik kanan : Edit | New | Dword Value
ketik : DisallowRun, ketik angkanya : 1, bila ingin membatalkan pemblokiran, ketik : 0
Skrg pilih lg : Edit | New | Key & masukkan lg : DisallowRun
pindah ke subkey baru & buat sebuah daftar aplikasi yg diblokir
Utk setiap program, buatlah sebuah entri dgn : Edit | New | CharacterSet & beri angka 1 berurutan. Tutup editing dgn “Registry | Finish”, restartlah PC anda
Note : bila anda mencantumkan “Regedit.exe” di bawah HKEY_LOCAL_MACHINE, anda memblokir diri sendiri & tdk dpt membatalkan perubahan
OS : WIN XP, 2000, ME

Memproteksi data saat Shut down
Aplikasi sll menuliskan data dlm Temporary File, terkdg utk informasi sensitif spt Passwd. Stl shut down, data tsb tersimpan & mdh dibaca dgn bantuan software.
Utk menutup celah keamanan tsb, pergi ke Run : Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE | System | CurrentControlSet | Control | Session Manager | Memory | Management
klik 2x pd “ClearPageAtShutdown” ubah nilainya menjd 1
Bila blon ada entri tsb, buat aja dgn : “Edit | New | DwordValue”
OS : WIN 2000, XP


Memblokir folder My Recent Document
Srg jikalau kita membuka file tulisan maupun gbr ato nonton video, denger musik & segala tete bengek laennya, sll masuk dlm My Recent Docs. Nah utk menghilangkannya :
pergi ke run : Regedit
HKEY_CURRENT_USER | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Policies | Explorer
di jendela sblh kanan buat value baru dgn klik kanan : New | Binary Value
ketik : ClearRecentDocsOnExit, edit angkanya : 00 00 00 01
Sebenarnya bs sih dgn menghilangkan centang “List most recent Opened Document” pd Properties di Start Menu | Custumize | Advanced. Tp repotlah, dgn cara di atas, anda ga perlu repot2 lg mesti di “Clear List”
OS : WIN 2000, XP


Mencegah dekripsi File ketika dipindahkan
Ketika anda memindahkan file yg tlh terencrypt ke folder yg laen, pst encryptnya bakalan ilank
nah spy encryptnya ga ilank anda perlu melakukan step2 brikut ini :
pergi ke run : regedit
HKEY_USERS | Default | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Policies | Explorer
pd jendela window sebelah kanan, klik kanan : Edit | New | Dword-Value, beri nama : NoEncryptOnMove, set angkanya : 1


Non aktifkan jendela dialog “Open With” yg mengganggu
Bila sebuah file yg blon diassociate oleh program manapun, akan muncul jendela dialog yg menanyakan, apa yg ingin dilakukan dr 2 pilihan yg ada
Utk lbh praktisnya, “Open With” dpt anda aktifkan dgn cara :
Buka registry Editor, ketik di run : Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Explorer
buat sebuah Dword baru : InternetOpenWith, ksh nilai 0
OS : WIN XP


Mengubah PC menjd IP router
buka registry editor :
HKEY_LOCAL_MACHINE | System | CurrentControlSet | Services | Tcpip | Parameter
beri nilai 1 utk : IPEnableRouter. Restart …
OS : WIN XP, 2000


Mengakhiri layanan & program lbh cepat
Ketika sebuah layanan tdk dpt diakhiri saat shutdown, komp akan menunggu ampe 20 detik
persingkatlah waktu ini dgn cara:
buka lg Registry Editor
HKEY_LOCAL_MACHINE | System | ControlSet001 | Control, cari entry : WaitToKillServiceTimeout, krgin menjd : 5000
Utk programnya :
HKEY_CURRENT_USER | ControlPanel | Desktop, cari entry : WaitToKillAppTimeout, krgin menjd : 5000
Dlm cabang yg sama, klik ganda : AutoEndTask & ubah menjd : 1
selanjutnya Windows akan mnutup aplikasi tanpa byk bertanya
OS : WIN XP, 2000


Menonaktifkan Firewall & mengaktifkan lwt Icon desktop :
Buat sebuah file notepad di desktop & tulis :
reg add ,,HKEY_LOCAL_MACHINE | SYSTEM | CurrentControlSet | Services | SharedAccess | Parameters | FirewallPolicy | StandardProfile” /v “EnableFirewall” /t
REG_DWORD /d 0000000 /f
simpan & close sbg : Off.bat
utk mengaktifkan, cukup dgn mengganti huruf 0000000 menjd 0000001
Buat menjalankan semua aplikasi yg diblokir :
Buat sebuah file teks :
reg add ,,HKEY_LOCAL_MACHINE | SYSTEM | CurrentControlSet | Services | SharedAccess | Parameters | FirewallPolicy | StandardProfile” /v “DoNotAllowExceptions” /t
REG_DWORD /d 0000001 /f
dgn ini anda bs meng-deaktifasikan semua pengecualian. Artinya semua program dlm daftar akan diijinkan berjalan.